Translate

1/2 Humor 2

Mati yang mengenaskan

Pada suatu hari, ada tiga orang antri untuk masuk ke surga. Tampaknya hari itu sedang lagi rame ramenya orang mengantri, seperti orang maengantri karcis bioskop aja. Saking ramenya, sang malaikat terpaksa berkata kepada orang banyak bahwa ia hanya memperbolehkan satu orang yang mengalami kematian yan sangat mengenaskan !

Mulailah orang yg pertama memulai ceritanya:
   “begini ……sya mencurigai istri sya ada main dengan lelaki lain, sya putuskan unutk pulang lebih awal hari itu ke apartemen saya putuskan untuk pulang lebih awal hari itu ke apartemen saya yg ada di lantai 25 dan seperti yg sya duga, tampaknya ada yg tidak beres saat itu. Mulailah saya saya berkeliling mencari si hidung belang, akhirnya saya temukan sang hidung belang. Sedang bergelantungan di balkon saya. Saya marah dan memukul jari – jari sang hidung belang. Saya ambil palu dan pukulkan ke tangan dia , akhirnya dia jauh di rerumputan yang lebat dan selamat. Saya tidak tahan lagi. Saya ambil lemari es dan lempar barang itu tepat di atas badan si hidung belang. Sesudah itu saya terkena serangan jantung dan mati”.
“emm..hari yang sial rupanya ..” angguk si malaikat dan mengijinkan orang itu masuk.

Orang kedua pun siap dengan ceritanya:
   “Hari ini yg sangat aneh buat saya …saya tinggal di lantai 26 dan latihan pagi tiap harinya. Nah, hari itu, entah gimana. Saya terpeleset dan terjatuh dari apartemen saya. Tapi syukurlah, saya berhasil menggenggam di balkon yg lantai 25. Untunglah selemat, tiba tiba ada seseoran gmuncul dan saya piker saya akan diselamatkan, tetapi ini orang malah memukuli jari jari saya dan parahnyalagi dia mengambil palu dan menghancurkan jari jari saya ..kontan saya tidak tahan dan jatuh. Untungnya saya masih selamat karena saya jatuh di rerumputan lebat.. belon saya sempat mengambil nafas, ada benda putih besar melayang di atas saya dan.. emm.. saya tiba tiba ada di sini …. Begitulah…
“mati yang mengenaskan… oke …kamu boleh masuk” kata si malaikat
Berlanjut ke orang ke tiga… si malaikat pun bertanya kepadanya. “apakah kematianmu cukup mengenaskan ?”

Orang ketiga memulai ceritanya :
   “begini, bayangkan ini. Saya meringkuk… kedinginan…. Di lemari es… dan telanjang…. Dan… “


Sumber:Ketawa.com|AndyStevenio

This entry was posted in . Bookmark the permalink.

Leave a Reply